Morning view

Sinar matahari pagi kala itu menembus kisi-kisi ruang peraduan milik Nathalie menyentuh hangat hingga membangunkan wanita yang masih terbaring di balut selimut tebal berwarna putih.

Nathalie mengusap kedua matanya sebelum ia tersadar mendengar suara dari luar kamarnya. Wanita itupun beranjak dari tempat ternyaman kemudian mencari arah suara itu berasal. Matanya terpaku pada sosok lelaki yang menggunakan apron dan sedang sibuk berkegiatan di dapurnya.

“Jer...”

“Udah bangun?” Tanya Jeremy menoleh kebelakang kemudian tersenyum manis ke arah Nathalie.

“Kok kamu disini? Gak di rumah sakit?” Nathalie cukup heran dengan sosok Jeremy yang berada di hadapannya saat ini. Ia pikir lelaki itu akan pulang setelah dirinya tertidur seperti yang di janjikan. Namun ternyata Jeremy berada di apartemen dari semalam, terlihat setelan jas yang di kenakan masih sama.

“Gapapa Nath, nanti selesai ini aku ke rumah sakit.” Jelas Jeremy.

“Kamu bikin apa? Aku bantuin ya..” Ujarnya sembari berjalan melangkah mendekati Jeremy. Lelaki itu menoleh kebelakang mendekat ke arah Nathalie kemudian menarik perlahan lengan wanita itu, membawanya ke tempat duduk di belakangnya.

“Gak usah, bentar lagi selesai kok. Kamu duduk aja disini.” Pinta lelaki itu sembari mengusap lengan Nathalie.

“Ya udah aku tunggu disini.” Jawab Nathalie seraya memandangi tiap gerak gerik Jeremy yang kembali beraktivitas membuatkan bubur untuk wanita itu. Setelah matang, Jeremy menyiapkan bubur itu untuk Nathalie. Menghidangkan di meja makam juga menuangkan segelas air putih untuk wanita itu.

“Jer, kalau kamu mau ke rumah sakit sekarang gapapa kok. Kasihan mama..” Ucap wanita itu sembari menatap wajah Jeremy tanpa berkedip sedetikpun.

“Loh, aku juga laper tau Nath. Kamu tega nyuruh aku pergi padahal aku belum sarapan, ini kan yang buat aku Nath..” Cecar Jeremy dengan nada yang sedikit menggoda wanita itu, lalu duduk bersebelahan dengan Nathalie.

Nathalie hanya diam, pandangan matanya masih lekat pada sosok lelaki yang ia rindukan.

“Ya udah makan dulu, kalau udah kamu ke rumah sakit aja.”

Keduanya lalu menikmati sarapan pada pagi itu. Suasana kembali terasa hangat, Nathalie menikmati semangkuk bubur yang di buat oleh Jeremy sembari mengingat kembali berjuta kenangan yang telah ia lalui bersama lelaki yang berada di sampingnya.